GIGN (Perancis)

GIGN (Perancis)

.

 .

.

GIGN, adalah singkatan dari (bahasa perancis; Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale), Bahasa inggris; the National Gendarmerie Intervention Group. Merupakan Pasukan Elite Nasional Perancis, Unit Taktik Paramiliter Anti-Teror Gendarmerie. GIGN dilatih untuk membebaskan atau menyelamatkan warga negara Perancis dan sekutu, yang ditawan oleh teroris atau kelompok bersenjata, baik di wilayah kedaulatan Perancis, maupun di luar wilayah teritorial Perancis.

Tujuan pembentukan GIGN adalah menyediakan Unit Khusus Penanggulangan Aksi kejahatan terorisme, melakukan solusi taktis penyelamatan sandera dan situasi penanganan keadaan beresiko tinggi. GIGN berfungsi sebagai Tim SWAT nasional Perancis dalam sensitivitas tinggi dan situasi berbahaya. GIGN juga adalah Pasukan Elite non-militer (Pasukan Elite kepolisian), atau pasukan paramiliter (Pasukan khusus pembantu militer).

.

.

 

Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale

.

.

Fungsi Utama GIGN;

  • Penanganan Anti-Terorisme

  • Pembebasan sandera

  • Penyerangan dan penyergapan taktis

  • Pasukan gerak cepat

  • Penanganan Anti huru-hara

.

.

Setelah insiden pembunuhan massal Munich (the Munich Massacre) pada Olympic Games tahun 1972, Perancis kemudian mempelajari dan mempertimbangkan solusi yang pasti untuk penanganan aksi kekerasan.

Tahun 1973, GIGN menjadi Pasukan Permanen dan bertujuan untuk merespon berbagai macam ancaman teror untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi, melindungi nyawa publik atau sandera, nyawa anggota-anggota GIGN, dan berusaha meminimalisir resiko untuk musuh itu sendiri. GIGN beroperasi pada tahun 1974, dibawah komando Letnan Christian Proteau.

 

 .

.

GIGN dibagi kedalam bentuk komando, satu grup administrasi, 4 tentara operasional dari 12 operator, tentara pendukung operasional, meliputi; negosiasi, intelijen, komunikasi, keahlian menembak, anjing terlatih dan pasukan perlengkapan khusus. Pasukan perlengkapan khusus adalah Pasukan yang dimodifikasi dengan peralatan teknologi tinggi, yang dipilih maupun didesain. GIGN diterjunkan ke lapangan sekitar 60 kali per tahunnya.

Semua Anggota nya harus mampu melewati latihan yang meliputi; menembak, penembak target jarak jauh, terbang parasut, dan pelatihan pertarungan tangan kosong. Pasukan GIGN dianggap oleh dunia luas sebagai Pasukan dengan pelatihan menembak terbaik di dunia. Untuk alasan tersebut, maka banyak operasi khusus, ataupun Pasukan Elite dari negara-negara lain yang bekerjasama, melaksanakan program pertukaran atau melakukan latihan gabungan bersama GIGN.

Kestabilan mental dan pengendalian diri adalah hal yang penting untuk membentuk karakter fisik yang kuat dan stabil. Seperti banyak pelatihan Pasukan Khusus lainnya, Latihan dengan tingkat stres yang tinggi, dan sangat ketat, hanya 7-8% dari sukarelawan yang berhasil melalui proses pelatihan. Anggota GIGN (harus bisa) dipersiapkan untuk melucuti senjata musuh dengan tangan kosong.

Ada dua spesialisasi taktik dalam grup; teknik HALO/HAHO dan penyelaman. Anggota mempelajari beberapa kemampuan disamping; anjing polisi, penembak jarak jauh, penembak tepat sasaran, dan negosiasi, dan kemampuan lainnya.

GIGN Perancis

Pelatihan Pasukan Khusus GIGN antara lain;

  • Penanganan senjata api

  • Pelatihan Penembak jarak jauh dan penembak tepat sasaran

  • Latihan terbang parasut, seperti; teknik HALO/HAHO, paralayang, dan helikopter

  • Pertarungan laut / bawah laut, berenang, menyelam dan penyerangan kapal

  • Pelatihan Pertarungan tangan kosong

  • Pengamatan dan pengejaran (pendukungan kasus investigasi)

  • Infiltrasi dan Teknik meloloskan diri

  • Netralisasi perangkat NRBC dan EOD (Explosive ordnance disposal)

  • Bertahan hidup dan bertempur di wilayah tropis, arktik, pegunungan dan gurun pasir

  • Kemampuan diplomasi, seperti; negosiasi

.

.

GIGN – Polisi Paramiliter Perancis- Pasukan Anti-Teror

 .

.

.

Syarat menjadi Anggota GIGN Perancis;

  • Warga Negara Nasional Perancis

  • Tidak cacat jasmani dan rohani

  • Mampu menguasai minimal dua senjata standar AB Perancis

  • Telah berdinas minimal 5 tahun di Kepolisian Perancis

  • Memiliki satu catatan prestasi yang disahkan oleh Komandan setempat

.

.

Calon Anggota GIGN harus bisa melewati tes fisik dan mental, antara lain;

  • Tes Phobia (ketakutan akan sesuatu, seperti; ketinggian, tempat gelap, anjing galak, dsb)

  • Tes tekanan mental

  • Tes ketenangan dan kestabilan emosi (bagi yang memiliki mental agresif yang negatif, balas dendam, atau mental yang tidak stabil, tidak akan diterima menjadi GIGN)

Setelah di tes, maka diwajibkan mengikuti Pelatihan 10 bulan, di pusat Pelatihan Khusus GIGN.

 .

.

 

Simulasi Latihan GIGN di atas pesawat

 .

.

Sekali mereka lolos dalam proses seleksi, operator baru akan menerima 2 bulan jatah pelatihan umum dan 6 bulan untuk jatah Pelatihan yang lebih spesifik. Setelah lolos mereka akan menjadi unit GIGN, dan setelah menyudahi masa percobaan dan masa hukuman, mereka menjadi anggota penuh GIGN Perancis.

Pelatihan diberikan kepada operator GIGN, seperti latihan menembak yang dilakukan secara lebih intensif. Semua Anggota GIGN harus dapat menggunakan pistol, sub-machine gun, shotgun, dan senapan laras panjang. Dan untuk presentase yang lebih, harus bisa menggunakan sniper. Para calon GIGN akan dilatih oleh trainer khusus penembak jitu, menggunakan sniper .338 Lapua atau sniper .50 BMG. Anggota juga harus memenuhi syarat untuk terbang parasut dengan teknik HALO (High Altitude- Low Opening) dan HAHO (High Altitude- High Opening), dan mampu melancarkan serangan helikopter dengan baik.

.

 

Personil GIGN- saat membidik sasaran

 .

.

Anggota GIGN juga menerima pelatihan SCUBA. Beberapa anggota di khususkan dalam operasi maritim dan menerima beberapa pelatihan SCUBA yang lebih intensif dan pelatihan boat.

Pernah, untuk mengajari anggota untuk tetap tenang didalam bawah laut, penyelam GIGN dikurung didalam jala sementara kapal besar lewat hanya beberapa inchi saja diatas kepala mereka. Anggota diajari menembak tepat, mengeliminasi target diatas kapal, pendaratan mendadak diatas kapal, semuanya harus dilakukan dengan baik dan sempurna.

Pic 1 – Latihan pembebasan dan penyelamatan sandera

.

.

Pic 2 – Latihan Pembebasan dan penyelamatan sandera

.

.

Banyak latihan intelektual lainnya seperti; profiling (membuat sketsa biografis) psikologi teroris dan teknik interogasi. Semua anggota diajarkan latihan dasar kemampuan negosiasi, dan terdapat beberapa negosiator handal yang membantu mereka dalam pelatihan tersebut. Anggota juga mempelajari bahasa dan budaya asing, untuk mengantisipasi jika nantinya mereka ditugaskan ke luar negeri, khususnya untuk tugas-tugas di bekas wilayah kolonial Perancis.

Latihan intensif juga dilakukan dalam latihan penyerangan pesawat udara, penyergapan kapal laut, dan penyergapan bangunan. Juga diajarkan secara intensif di penjara Perancis untuk menyediakan operasi pada saat kekacauan dan huru-hara napi atau ketika sandera ditawan oleh tahanan. Penanganan anjing GIGN bekerja lebih dekat dengan operator lain dan anjing-anjing tersebut dilatih untuk membantu dalam penyerbuan tubular (misal; pesawat udara), untuk melumpuhkan musuh yang bersenjata sebelum tim serbu datang menyergap. GIGN juga adalah personil yang handal dalam penyerbuan pesawat udara atau penyerbuan udara, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional menunjuk mereka untuk mengajari unit-unit penerbang di berbagai negara, bagaimana cara untuk menghancurkan pesawat terbang

.

.

Dua Personil GIGN- saat melakukan penangkapan

terhadap orang yang diduga bersenjata, didalam sebuah

rumah

.

.

Penanganan Anti-huru-hara, penanganan ancaman kekerasan dan kriminalitas juga menjadi bagian dari tugas pokok GIGN Perancis. Dan juga penanganan terhadap orang-orang bersenjata, yang dianggap meresahkan dan membahayakan semua pihak. Semua itu dilakukan demi menjaga keamanan dan ketentraman warga di wilayah Republik Perancis.

.

.

the National Gendarmerie Intervention Group

.

.

Sejak dibentuk, Pasukan Elite ini telah terjun ke lebih dari 1000 operasi, membebaskan lebih dari 500 sandera, menangkap lebih dari 1000 tersangka, dan menewaskan banyak teroris. 2 personil yang terbunuh dalam tugas lapangan, 7 personil meninggal dunia dalam latihan, dan 2 anjing terbunuh dalam tugas, dan 1 anjing tewas dalam latihan.

.

.

  • Pembebasan 30 anak-anak sekolah dari sebuah bus sekolah, yang dibajak oleh FLCS (Somali Coast Liberation Front) di Djibouti tahun 1976.

  • Merencanakan pembebasan diplomat kedutaan Perancis di San Salvador tahun 1979 (teroris menyerah sebelum pasukan diterjunkan)

  • GIGN diintruksikan dalam merebut kembali tahanan di Masjid Grand di Mekah, Arab Saudi, Desember 1979.

  • Penangkapan teroris Corsican dari NLFC di Hotel Fesch tahun 1980

  • Pembebasan sandera atas penangkapan sandera Ouvea cave di Ouvea, New Caledonia pada Mei 1988

  • Perlindungan Olympic Winter Games 1992 di Albertville

  • Desember 1994, pembebasan 229 penumpang dan kru dari Pesawat Air France Penerbangan 8969 di Marseille. Pesawat dibajak oleh 4 teroris GIA yang ingin menghancurkan menara Eiffel, dan 3 penumpang dieksekusi mati pada saat proses negosiasi dengan Pemerintah Algeria. Misi ini kemudian secara luas dipublikasikan

  • Penangkapan Bob Denard tahun 1995, di Comoros

  • Operasi di Bosnia untuk menangkap orang yang diduga melakukan kejahatan perang

  • Menangkap 6 Perompak somalia dan memulihkan bagian tebusan untuk memastikan sandera “Le Ponant” dibebaskan di pesisir pantai Puntland, Somalia. Dalam hubungan dengan Marinir Komando Perancis (Naval commandos) pada April 2008.

.

.

GIGN telah dipilih oleh Organisasi Penerbangan Sipil Dunia (the International Civil Aviation Organisation), untuk mengajari pasukan khusus dari negara lain dalam hal penyelamatan sandera di atas pesawat terbang.

 

Para personil GIGN saat melakukan penggrebekan terhadap teroris

 .

.

.

Personil GIGN- melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian, dengan

berseragam dan bersenjata lengkap

.

Spesialisasi nya adalah pasukan taktis gerak cepat, dan penembak tepat sasaran. Dan pasukan pertempuran wilayah urban dan juga menangani ancaman terorisme, namun lebih mengutamakan kemampuan negosiasi dalam penanganan aksi-aksi teror dan kekerasan. Apabila negosiasi tidak memungkinkan, maka Pasukan Elite ini akan bertindak dalam melumpuhkan dan menghabisi target yang bersenjata dengan seketika. Dan Speasialiasasi yang perlu di ingat dari unit ini adalah, kemampuan handal dalam menembak jarak jauh dan menembak tepat sasaran. Dan juga ahli dalam pertempuran udara, terjun parasut, dan kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan keahlian udara. Pasukan Elite ini memperkuat lagi keamanan di wilayah negara Perancis. Aksi terorisme dan tindakan kejahatan telah banyak dinetralisir oleh pasukan ini. Dan menjadikan pasukan ini disegani di mata dunia.

Posted on December 10, 2011, in Pasukan elite paramiliter, Pasukan Khusus. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: